Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kisah Nabi Ibrahim a.s dan Kaum Raja Namrud Penyembah Berhala

NABI IBRAHIM A.S

Nabi Ibrahim a.s dilahirkan di tengah tengah masyarakat yang musyrik dan kekufuran. Nabi Ibrahim a.s adalah Anak Azhar yang masih mempunyai keturunan dengan Sam bin Nuh. Beliau dilahirkan pada tahun 2295 sebelum Masehi, di negeri Mausul pada zaman Raja Namrud. Azhar ayahnya Nabi Ibrahim a.s adalah tukanh membuat patung- patung untuk sesembahan mereka. Raja Namrud didalam pemerintahanya tifak mempunyai undang- undang hukum,  sangat zolim dan mengaku dirinya sebagai tuhan. Oleh karenanya semua rakyat atau pengikutnya menyembag berhala (patung).

NABI IBRAHIM A.S DIBUANG KE HUTAN

Ikustrasi hutan
Ilustrasi hutan by: pixabay
Dikarenakan ada undang -undang Raja Namrud bahwa setiap ada bayi laki- laki harus dibunuh, maka keadaan diri Nabi Ibrahim a.s dibuang kehutan. Nabi ibrahim di sembunyikan oleh ayahnya di sebuah gua di dalam hutan.

Dengan izin Allah s.w.t beliau dapat hidup dengan selamat tidak di ganggu oleh binatang - binatang buas . Dari sejak kecilnya hingga dewasa Nabi Ibrahim a.s terpelihara dari segaka macam syirik dan maksiat. Hidayah Allah s.w.t sudah ada pada dirinya sehingga Nabi Ibrahim a.s banyak sekali berfikir dan termenung karena melihat berhala- berhala yang di buat dari batu itu dipuja dan disembah oleh kaumnya. Kemudian timbul timbul di dalam hatinya kenapa berhala - berhala yangtak dapat berbuat apa- apa dipuja dan disembahnya? Dan di manakah tuhan yang sebenarnya?

Setelah Nabi Ibrahim a.s memperhatikan bintang, bulan dan akhirnya Mata hari apakah ini Tuhan? Dan setelah melihat kesmuanya itu masuk terbenam lalu beliau berkata: " Aku tidak akan ber-tuhan kepada yang seperti itu." Setelah  Nabi ibrahim a.s meningkat dewasa, Allah s.w t memberikan akal dan kepintaran berpikir yang luar biasa dan memulai melakukan dakwahnya. didalam Al- Qur'an Allah s.w.t menerangkan firmanya :

فَلَمَّا جَنَّ عَلَيْهِ اللَّيْلُ رَأَىٰ كَوْكَبًا ۖ قَالَ هَٰذَا رَبِّي ۖ فَلَمَّا أَفَلَ قَالَ لَا أُحِبُّ الْآفِلِينَ.فَلَمَّا رَأَى الْقَمَرَ بَازِغًا قَالَ هَٰذَا رَبِّي ۖ فَلَمَّا أَفَلَ قَالَ لَئِنْ لَمْ يَهْدِنِي رَبِّي لَأَكُونَنَّ مِنَ الْقَوْمِ الضَّالِّينَ.فَلَمَّا رَأَى الشَّمْسَ بَازِغَةً قَالَ هَٰذَا رَبِّي هَٰذَا أَكْبَرُ ۖ فَلَمَّا أَفَلَتْ قَالَ يَا قَوْمِ إِنِّي بَرِيءٌ مِمَّا تُشْرِكُونَ.إِنِّي وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِي فَطَرَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ حَنِيفًا ۖ وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِينَ.

Artinya : ketika malam telah menjadi gelap dia melihay sebuah bintang lalu dia berkata : " inikah Tuhan ku ? "  Tetapu tatkala bintang itu tenggelam dua berkata : Saya tidak suja Kepada yang Tenggelam." Kemudian Tatkala dua melihat bukan terbit dua berkata : " Inikah  Tuhanku? " Tetapi setelah bulan terbenam dia berkata : " Sesungguhnya Jika Tuhanku tidak memberi petunjuk padaku, pastilah aku menjadi termasuk orang -orang yang sesat." Kemudian tatkala dia melihat Matahari terbit, dia berkata : " Inikah tuhanku ?" Inilah yang lebih besar, maka tatkala Matahari itu terbenam di berkata: " Hai kaumku ; sesungguhnya aku berlepas diri dari apa yang kamu persekutukan."
" sesungguhnya akau menghadap diriku kepada tuhan yang menciptakan langit dan bumi dengan cenderung kepada agama yang benar dan aku bukanlah termasuk orang- orang yang mempersekutukan Tuhan ( Q.s Al- An'am ayat : 76-79)."

NABI IBRAHIM A.S MENGHANCURKAN BERHALA - BERHALA

Pada suatu hari ketika kaumnya pergi bersama - sama dengan rajanya meninggalkan kampung-kampungnya ditinggalkan kosong tidak seorang pun yang tinggal. Kemudian Nabi Ibrahim a.s segera pergi ke rumah tempat berhala- berhala mereka. Dan berhala - berhala itu di pecah - pecahkan satu-persatu, dan kecuali ada satu berhala yang ditinggalkan oleh Nabi Ibrahim a.s. Berhala itu paling besar dan di kalungkannya kampak pemukul Nabi Ibrahim a.s itu di leher berhala yang paling besar itu.

Tak lama kemudian Beliau pergi meninggalkan tempat itu. Ketika mereka pulang dari bersuka ria bersama rajanya Namrud , langsung segera menuju ke rumah Berhala. Tetapi alangkah terkejutnya melihat Tuhan ( berhala) mereka telah pecah belah berantakan. Tidak syak lagi mereka menduga Nabi Ibrahim a.s yang menghancurkannya. Tak lama kemudian Nabi Ibrahim dihadapkan kepada raj Namrud, Seraya berkata : " wahai IBRAHIM, engkaukah yang memecahkan berhala - berhala itu?" Raja bertanya dengan geramnya, dan disaksikan beramai- ramai dengan kaumnya". Seraya Nabi Ibrahim a.s menjawab: " bukan, tetapi di pecahkan oleh berhala yang besar itu, dan lihatlah buktinya kampak pemukul masih ada tergantung dilehernya." Raja Namrud tambah marahnya, seraya berkata: " maba mungkin, berhala itu dapat berbuat sesuatu?" Nabi Ibrahim a.s seraya menjawab: " kalau begitu kenapa engkau sembah berhala yang tidak dapat  berbuat apa-apa itu." Setelah mendengar perkataan Nabi Ibrahim a.s itu terpikirlah oleh mereka bahwasanya ia tak dapat berbicara dengan patung- patung berhala itu.

NABI IBRAHIM DIMAKSUKKAN KE DALAM API PEMBAKARAN

Ilutrasi pbakaran
Ilustrasi pembakaran by : pixabay
Walaupun Nabi Ibrahim a.s orang yang benar namun Raja Namrud amat murka, segera Raja memerintahkan untuk membakar Nabi Ibrahim a.s itu. demikianlah Nabi Ibrahim a.s harus menjalani hukuman mati harus dibakar di dalam api yang dinyalakan sangat besarnya. Tetapi Allah s.w.t yang lebih berkuasa dalam segala perkara, maka Nabi Ibrahim a.s tidak mendapat bahaya sedikitpun dari bakaran api yang sangat hebat itu, dan Allah s.w.t yang senantiasa memliharanya. Di dalam  Al- Qur'an Allah s.w.t. menerangkan firma-Nya:

قُلْنَا يَا نَارُ كُونِي بَرْدًا وَسَلَامًا عَلَىٰ إِبْرَاهِيمَ

Artinya: " Hai api, hendaklah dingin dan selamatkan Ibrahim. " (Q.s Al-anbiya ayat: 69). 

Dan kemudian mereka merasa puas dan berkerumunan menyaksikan peristiwa pembakaran yang sangat mengerikan itu.
Merekapun menyangka bahwa Nabi Ibrahim a.s telah berakhir hidupnya karena tebakar oleh api yang sangat hebat itu. Tetapi alangkah terkejutnya mereka setelah Api tiu padam, dan kayu bakarnya sudah habis, tiba -tiba keluarlah Nabi Ibrahim a.s dari dalam tempat pembakaran api itu dengan selamat.

Setelah kejadian itu Nabi Ibrahim a.s pergi pindah ke negeri Kan'an ( palestina) dan di negeri tanah suci ( Baitulmaqdis) itulah Beliau mulai berumah tangga sampai mendapat keturunan.

NABI IBRAHIM A.S MENYERU KEPADA AYAHNYA.

Nabi Ibrahim a.s selalu menyeru bapaknya, agar lejas bertobat kepada Allah s.w.t.

Didalam Al-Qur'an Allah s.w.t menerangkan firmanya : 

وَاذْكُرْ فِي الْكِتَابِ إِبْرَاهِيمَ ۚ إِنَّهُ كَانَ صِدِّيقًا نَبِيًّا. إِذْ قَالَ لِأَبِيهِ يَا أَبَتِ لِمَ تَعْبُدُ مَا لَا يَسْمَعُ وَلَا يُبْصِرُ وَلَا يُغْنِي عَنْكَ شَيْئًا. يَا أَبَتِ إِنِّي قَدْ جَاءَنِي مِنَ الْعِلْمِ مَا لَمْ يَأْتِكَ فَاتَّبِعْنِي أَهْدِكَ صِرطًا سَوِيًّا. يَا أَبَتِ لَا تَعْبُدِ الشَّيْطَانَ ۖ إِنَّ الشَّيْطَانَ كَانَ لِلرَّحْمَٰنِ عَصِيًّا. يَا أَبَتِ إِنِّي أَخَافُ أَنْ يَمَسَّكَ عَذَابٌ مِنَ الرَّحْمَٰنِ فَتَكُونَ لِلشَّيْطَانِ وَلِيًّا.

Artinya : " sesungguhnya Ibrahim itu seorang yang sangat membenarkan, lagi seorang Nabi. Ketika ibrahim berkata kepada bapaknya: " wahai bapakku, mengapa kamu menyembah sesuatu yanh tidak mendengar, tidak melihat dan tidak dapat menolong kamu sedikitpun? "
" wahai bapakku sesungguhnya telah datang kepadaku sebahagian ilmu pengetahuan yanh tidak datang kepadamu karena itu ikutilah aku. Niscaya aku akan menunjukkan kepadamu jalan yang lurus. "
" wahai bapakku, sesungguhnya aku khawatir bahwa kamu akan ditimpa azab dari Tuhan Yang Maha Pemurah, Maka dengan demikian kamu menjadi kawan bagu syaitan." ( Q.s Maryam Ayat: 41-45).

Ayahnya menjawab : Di dalam Al- Qur'an firman- Nya:

قَالَ أَرَاغِبٌ أَنْتَ عَنْ آلِهَتِي يَا إِبْرَاهِيمُ ۖ لَئِنْ لَمْ تَنْتَهِ لَأَرْجُمَنَّكَ ۖ وَاهْجُرْنِي مَلِيًّا

Artinya : Berkata ayahnya; " bencikah kamu kepada tuhan- tuhanku, hai Ibrahim?" Jika kamu tidak berhenti, ( menghina) maka niscaya kamu akan kurajam, dan tinggalkanlah aku buat waktu yang lama. (Q.s Maryam Ayat: 46).

Seraya Nabi Ibrahim a.s berkata: di dalam Al- Qur'an Allah menerangkan firmanya:

قَالَ سَلَامٌ عَلَيْكَ ۖ سَأَسْتَغْفِرُ لَكَ رَبِّي ۖ إِنَّهُ كَانَ بِي حَفِيًّا. وَأَعْتَزِلُكُمْ وَمَا تَدْعُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ وَأَدْعُو رَبِّي عَسَىٰ أَلَّا أَكُونَ بِدُعَاءِ رَبِّي شَقِيًّا.

Artinya: " semoga keselamatan dilimpahkan kepadamu, aku akan memintakn ampun bagimu kepada Tuhanku. Sesungguhnya Dia sangat baik kepadaku. Dan aku akan menjuhkan diri dari padamu, dan dari apa yang kamu seru selain dari Allah, dan aku akan berdo'a kepada tuhanku mudah-mudahan aku tidak akan kecewa dengan berdoa kepada Tuhan." ( Q.s Maryam Ayat : 47 -48).

RAJA NAMRUD DAN KAUMNYA MENDAPAT SIKSA DARI ALLAH S.W.T

Dan pada akhirnya raja Namrud dan pengikutnya mendapat siksa Allah s.w.t dengan nyamuk-nyamuk yang sangat luar biasa banyaknya langsung menggigit ke bagian- bagian tubuh lubang hidung dan telinga, Sehingga Raja Namrud pun mati dari siksaan Allah s.w.t itu.

Sejak mulai tinggal di tanah suci ( baitulmaqdis) palestina itu, beliau berumah tangga hingga mendapat anak yang shalih dan keturunan yanh baik-baik. Dari isterinya Siti Sarah setelah lanjut usianya baru Allah s.w.t mengurniai anka laki -laki yang di beri nama Ishak. Dan dari isterinya Siti Hajar, anak laki-laki yanh namanya Ismail. Menurut silsilah ( riwayat keturunan) Nabi ishaq a.s ini mempunyai anak Ya'qub. Ishaq yang menurunkan keturunan sampai kepada Nabi Musa a.s Dan Nabi Ismail ini, yang mempunyi keturunan sampai kepada Nabi Muhammad s.a.w .

Didalam Al-Qur'an Allah s.w.t menerangkan firman-Nya.

فَلَمَّا اعْتَزَلَهُمْ وَمَا يَعْبُدُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ وَهَبْنَا لَهُ إِسْحَاقَ وَيَعْقُوبَ ۖ وَكُلًّا جَعَلْنَا نَبِيًّا.

Artinya: Maka ketika Ibrahim sudah menjauhkan diri dari mereka dan dari apa yang mereka sembah selain Allah, kami anugerahkan kepadanya Ishaq dan Ya'qub, masing- masing kami angkat menjadi Nabi. ( Q.s Maryam Ayat: 49).

NABI IBRAHIM MENDAPAT COBAAN TUHAN

Pada suatu hari Nabi Ibrahim a.s bermimpi bahwa Allah s.w.t memerintahkannya, untuk menyembelih anaknya Ismail. Setelah bermusyawarah, kepada isterinya Siti Hajar dan anaknya Ismail, seraya berkata Ismail : " wahai ayahku, kalau uni sudah perintah Allah s.w.t maka Ta'atilah, dan saya rela untuk di sembelih ( dikurbankan). " Ibrahim a.s segera melaksanakan penyembelihan (mengorbankan) anaknya itu.

Kemudian dari kekuasaan dan kebesaran Allah s.w.t dengan izin-Nya, anaknya (ismail ) tidak tersembelih, maka digantikanlah seekor biri- biri untuk di sembelih. Setelah melihat semua apa yang terjadi Nabi Ibrahim a.s segera merangkul anaknya ( ismail) dengan memuji kepada kebesaran dan kekuasaan Allah s.w.t itu. Alhamdulillah Siti Hajar adalah seorang wanita yang mu'minat ( beriman ) kepada Allah s.w.t dan selamat dari pada godaan syaitan yang tadinya akan menolak anaknya untuk dikuburkan karena ia menganggap bahwa perbuatan itu adalh tidak benar ( perintah tuhan ) itu.

Dalam Al-Qur'an Allah s.w.t menerangkan firma-Nya:

فَبَشَّرْنَاهُ بِغُلَامٍ حَلِيمٍ. فَلَمَّا بَلَغَ مَعَهُ السَّعْيَ قَالَ يَا بُنَيَّ إِنِّي أَرَىٰ فِي الْمَنَامِ أَنِّي أَذْبَحُكَ فَانْظُرْ مَاذَا تَرَىٰ ۚ قَالَ يَا أَبَتِ افْعَلْ مَا تُؤْمَرُ ۖ سَتَجِدُنِي إِنْ شَاءَ اللَّهُ مِنَ الصَّابِرِينَ. فَلَمَّا أَسْلَمَا وَتَلَّهُ لِلْجَبِينِ. وَنَادَيْنَاهُ أَنْ يَا إِبْرَاهِيمُ. قَدْ صَدَّقْتَ الرُّؤْيَا ۚ إِنَّا كَذَٰلِكَ نَجْزِي الْمُحْسِنِينَ. إِنَّ هَٰذَا لَهُوَ الْبَلَاءُ الْمُبِينُ. وَفَدَيْنَاهُ بِذِبْحٍ عَظِيمٍ. وَتَرَكْنَا عَلَيْهِ فِي الْآخِرِينَ. سَلَامٌ عَلَىٰ إِبْرَاهِيمَ. كَذَٰلِكَ نَجْزِي الْمُحْسِنِينَ. إِنَّهُ مِنْ عِبَادِنَا الْمُؤْمِنِينَ. 

Artinya : " kemudian kami beri dia khabar gembira dengan seorang anak yang penyantun ( ISMAIL). maka tatkala anak itu sampai umur dewasa, danggup berusaha bersama -sama Ibrahim. Sersya Ibrahim berkata : " Hsi anakku, sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu?" Anaknya seraya menjawab: " Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu, insya allah kami akan mendapati aku termasuk orang- orang yang sabar." Tatkala keduanya telah berserah diri dan ibrahim membaringkan anaknya atas pelipisnya, nyatalaj kesabaran keduanya.

Dan kmai panggilah dia: " hai ibrahim, sesungguhnya kamu telah membenarkan mimpi itu." Kemudian kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Sesungguhnnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata. Dan kami ganti anak itu dengan sembelihan seekor kibas ( kambing) yang besar. kami abadikan untuk Ibrahim itu (pujian yanh baik ) di kalangan orang-orang yang datang kemudian. Kesejahteraan dilimpahkan atas ibrahim. Demikianlah kami memberi balasan kepada orang- orang yang berbuat baik. Sesungguhnya ia termasuk hamba -hamba kami yanh beriman." ( Q.s Ash- shafaat Ayat: 101 -111).

BEBERAPA DO'A NABI IBRAHIM A.S

Setelah Hijrah ke Makkah dengan isterinya Siti hajar dan bayinya ( ismail) .

وَإِذْ قَالَ إِبْرَاهِيمُ رَبِّ اجْعَلْ هَٰذَا بَلَدًا آمِنًا وَارْزُقْ أَهْلَهُ مِنَ الثَّمَرَاتِ مَنْ آمَنَ مِنْهُمْ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ ۖ قَالَ وَمَنْ كَفَرَ فَأُمَتِّعُهُ قَلِيلًا ثُمَّ أَضْطَرُّهُ إِلَىٰ عَذَابِ النَّارِ ۖ وَبِئْسَ الْمَصِيرُ.

Artinya : dan ingatlah, ketika Ibrahim berdo'a : " Ya tuhanku, jadikanlah negeri ini ( makkah), negeri yang aman sentosa, dan berikanlah rizki dari buah-buahan kepada penduduknya yanh beriman di anatara mereka kepada Allah dan  hari kemudian " Allah berfirman : " dan kepada orang yang kafirpun aku beri kesenangan sementara, kemudian aku paksa ia menjalani siksa neraka dan itulah seburuk- buruk tempat kembali ." ( Q.s Al- Baqrah Ayat: 126).

Dan berdo'a Nabi Ibrahim a.s pula Didalam Al Qur'an Allah s.w.t menerangkan firmanya:

رَبَّنَا وَاجْعَلْنَا مُسْلِمَيْنِ لَكَ وَمِنْ ذُرِّيَّتِنَا أُمَّةً مُسْلِمَةً لَكَ وَأَرِنَا مَنَاسِكَنَا وَتُبْ عَلَيْنَا ۖ إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ

Artinya: ya tuhan kami, jadikanlah kami berdua orang yang tunduk patuh kepada engkau dan jadikanlah di antara anak cucu kami umat yang tunduk patuh kepada engkau dan tunjukkanlah kepada kami cara-cara dan tempat- tempat ibadah haji kami, dan terimalah taubat kami. sesungguhnua engkau yang maha penerima taubat lagi maha penyayang. Q.s Al- Baqrah Ayat: 128)

Baca juga: cerita kaum nabi luth dibinasakan

KESIMPULAN DAN HIKMAHNYA RIWAYAT NABI IBRAHIM A.S

  1. Nabi Ibrahim a.s anak azhar, keturunan Sam bin Nuh , dilahirkan pada tahuj 2295 sebelum masehi. Nabi Ibrahim a.s dilahirkan di tengah-tengah kaumnya yang musyrik dan kufur kepada Allah s.w.t.
  2. Ayahnya Azhar sendiri tukang pembuat berhala- berhala yang disembah olelh kaumnya, Sedangkan Nabi Ibrahim membencinya kepada berhala-berhala itu.
  3. Nabi Ibrahim a.s diberi akal fikiran untuk mengenal Tuhan yang sepatutnya disembah. Oleh Allah s.w.t dengan segala petunjuk dah wahyu-nya.
  4. Kemudin Nabi Ibrahim a s bertindak untuk memecah - mecahkan sehinggamusnah berhala- berhala itu.
  5. Raja Namrud yang dholim itu memerintahkan untuk membakar Nabi Ibrahim  a.s, tetapi dengan segala lindungan dan izin Allah s.w.t yang Maha Pemurah dan Penyayang. Nabi Ibrahim a.s menjadi selamat dari pembakaran api itu.
  6. Nabi Ibrahim di uji untuk menyembelih ( mengorbankan ) anak-nya ( ismail) dan kemudian digantikak dengan seekor kibas oleh Allah s.w.t sehingga anaknya (Ismail selamat).
  7. Nabi Ibrahim mempunyai dua orang isteri dan dua orang anak ( ismail dan Ishaq ) Kesemua menjadi Nabi dan Rasul Allah s.w.t.
  8. Segala do'a Nabi Ibrahim a.s dikabulkan Allah s.w.t seperti negeri  makkah hingga sekarang menjadi makmur segala manusia dari penjuru dunia datang untuk menjalankan rukun Islam yang ke 5 ( haji).
  9. Akhirnya Raja Namrud dan kaumnya ( pengikutnya ) mendapat siksa-an dari Allah s.w.t yang berupa nyamuk-nyamuk yang sangat luar biasa banyaknya menggigit dan masuk ke lubang hidung dan telinga sehingga Raja namrud dan pengikutnya mati semuanya.
Lanjut baca : Hijrahnya Nabi Ibrahim a.s Dan Siti hajar Dengan Bayinya (Nabi Ismail) Ke Makkah

Purwanto
Purwanto Cah kuper