Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cerita Nabi Yunus A.s yang singkat

Nabi Yunus a.s. adalah anak yang saleh, ayahnya Bernama "Matta". Beliau diangkat menjadi Rasul Allah pada umur 30 t ahun. Nabi Yunus a.s yang selalu bertaqwa kepada Allah s.w.t. itu, sedangkan kaumnya menyembah berhala. Ketika Nabi Yunus a.s menyeru kaumnya supaya menyembah kepada Allah s.w.t. tetapi kaumnya itu menolak seruan itu. Selama 33 tahun beliau menyeru kepada kaumnya itu, kecuali hanya 2 orang saja yang ber-iman, dua orang laki-laki itu " Rubil" dan ''Tanukh” namaya. 

Cerita Nabi Yunus A.s yang singkat
Ilustrasi ikan paus by : pixabay


Kemudian dari pada itu Nabi Yunus bermohon kepada Allah S.w.t. dengan do'anya agar supaya kaumnya itu mau mendengar seruanseruannya itu. Kemudian datanglah wahyu Ilahi, supaya Nabi Yunus a.s. meneruskan saja seruannya itu sehingga sampai 40 hari. Dan kalau sudah 40 hari mereka (umatnya) belum mau juga ber-iman kepada Allah s.w.t. maka akan datang siksa (azab) Allah s.w.t. kepada mereka. Setelah Nabi Yunus a.s. meneruskan da'wahnya (seruannya) selama 37 hari, tapi kaumnya belum juga mau ber-iman, dan masih tetap pada kekufuran. sehingga sampai kepada malam 40 harinya, maka kelihatanlah awan hitam bergumpal di tepi langit, setelah melihat keadaan seperti itu, maka Nabi Yunus a.s. segera meninggalkan kaumnya itu karena takut azab Allah s.w.t. akan datang untuk menyiksanya sebagaimana yang telah di janjikannya itu. Umat Nabi Yunus a.s. setelah melihat awan yang bergumpal hitam itu, segera ke luar dari rumahnya masing-masing, dan pergi ke suatu tempat untuk memohon taubat kepada Allah s.w.t. dan mereka mencari Nabi Yunus a.s. akan tetapi mereka tidak menjumpainya. Allah s.w.t. Pengasih dan Penyayang lagi Maha Penerima taubat kepada hamba-hambanya. Di dalam Al-Our'an Allah s.w.t. menerangkan firman-Nya : 

Artinya : Tatkala mereka kaum Yunus itu beriman, Kami hilangkan dari mereka azab yang menghinakan dalam kehidupan dunia, dan Kami beri kesenangan kepada mereka sampai kepada waktu yang tertentu.” (S. Yunus ayat: 98). 


Azab Allah s.w.t. yang berupa awan hitam bergumpal itu telah hilang dan umat Nabi Yunus a.s. hidupnya sudah menjadi aman dan tenteram karena taubatnya sudah diterima oleh Allah s w.t dan  dan mereka masih tetap mencari Nabi Yunus a.s. tetapi tidak juga dapat berjumpa.

NABI YUNUS A.S. DITELAN IKAN

Nabi Yunus a.s. setelah ke luar dari negerinya terus berlayar dengan sebuah kapal. Di dalam pelayaran tiba-tiba datang angin taufan sehingga akan menenggelamkan kapal yang dinaiki Nabi Yunus a.s. bersama dengan penumpang-penumpang lainnya. Maka berkata nakhoda kapal itu: "Siapakah di antara anda yang menumpang di atas kapal ini sebagai orang pelarian?” Jika ada lebih baik mengaku saja, dan segera silahkan terjun saja ke dalam laut demi untuk menyelamatkan penumpang penumpang yang banyak ini. Setelah mendengar pemberitahuan itu, segera Nabi Yunus a.s terjun ke dalam laut, kemudian ditelan gelombang yang sangat besar dan hebat itu, tiba-tiba datang seekor ikan Hiu yang sangat besar langsung menelannya. Dengan pertolongan Allah s.w.t. Nabi Yunus a.s. tidak mati di dalam perut ikan itu. 

Di dalam Al-Qur'an Allah s.w.t menerangkan firman-Nya : 

Artinya: " dan ingatlah kepada Yunus, ketika ia pergi dalam keadaan marah, lalu ia menyangka bahwa Kami tidak akan mempersempitnya (menyulitkannya), maka ia menyeru dalam keadaan yang sangat gelap bahwa tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang dhalim.” "dan Kami telah memperkenankan do'anya dan menyelamatkannya dari pada kedukaan, dan demikianlah Kami selamatkan orang-orang yang beriman.” (Q.s AL-ANBIYA' ayat: 87-88). : 

NABI YUNUS KE LUAR DARI DALAM PERUT IKAN 

Do'a Nabi Yunus a.s. diterima oleh Allah s.w.t. maka ikan Hiu itu terlempar ke tepi laut, kemudian ikan itu mengeluarkan dari dalam perutnya Nabi Yunus a.s. itu, dalam keadaan selamat, sehat wal-'afiat. Di dalam Al- Qur'an Allah s.w.t. menerangkan firman-Nya : 


Artinya: " Maka kalau sekiranya dia tidak termasuk orang-orang yang banyak mengingat Allah, niscaya ia akan tetap tinggal di perut ikan itu sampai hari berbangkit.” Kemudian Kami lemparkan dia ke daerah yang tandus, sedang dia dalam keadaan sakit. Dan Kami tumbuhkan untuk dia sebatang pohon dari jenis labu. (Q.s  Ash-Shaffaat ayat: 143-146)


NABI YUNUS A.S. KEMBALI KE NEGERINYA 

Kemudian dari pada itu, Nabi Yunus a.s. pulanglah menuju ke negerinya yang sudah lama ditinggalkan itu, di dalam perjalanan Beliau bertemu dengan seorang penggembala kemudian Beliau bertanya: "Bagaimana khabarnya orang-orang yang ada tinggal di kampung ini?” Penggembala itu menjawab: "khabar baik, mereka hidup aman dan tenteram, karena mereka telah taubat kepada Allah s.w.t. ketika mereka melihat azab akan datang kepada mereka"  Dan mereka sangat menantikan kedatangan Nabinya yang telah lama pergi meninggalkannya. Setelah Nabi Yunus a.s. mendengar itu seraya katanya: Aku  inilah Nabi/Rasul mereka Yunus." Kemudian penggembala  itu segera memberitahukan kaumnya atas kedatangan kembali Nabi Yunus a.s. itu kepada mereka. Kaumnya sangat gembira sekali atas kedatangan kembali Nabi/Rasul-nya itu. Di dalam Al-Qur'an Allah s.w.t. menerangkan firman-Nya :  Artinya: ”Dan Kami utus dia (Yunus) kepada seratus ribu Orang atau lebih. Lalu mereka beriman, karena itu Kami anugerahkan kenikmatan hidup kepada mereka hingga waktu yang tertentu ( Q.s Ash-Shaffaat ayat: 147-148). . 

KESIMPULAN DAN HIKMAHNYA RIWAYAT NABI YUNUS A.S.

  • N. Yunus a.s. nama ayahnya "matta" Beliau diutus Allah s.w.t. pada usia 30 tahun. 
  • Kaumnya sangat durhaka kepada Allah s.w.t. dan selama 33 tahun Nabi Yunus a.s. menyeru kaumnya, tapi hanya dua orang saja yang ber-iman.
  • Allah s.w.t akan mendatangkan azabnya kepada kaum Nabi Yunus a.s. dengan awan yang hitam tebal di tepi langit, kemudian segera kaumnya itu bertaubat kepada Allah s.w.t. dan Allah Mana Pengasih dan Penyayang, dan Penerima taubat, sehingga azab tidak jadi didatangkan kepada mereka. Maka hiduplah mereka itu dengan aman dan tenteram. 
  • Nabi Yunus a.s. mendapat ujian, dan teguran dari Allah s.w.t. karena telah ueninggalkan pergi kaumnya itu sebelum dapat perintah lebih dahulu dari Allah s.w.t. itu. 
  • Di dalam ujian Allah s.w.t. itu, Nabi Yunus a.s. ditelan masuk ke dalam perut ikan Hiu, kemudian Beliau bertaubat kepada Allah s.w.t. sehingga dengan izin-Nya Beliau dapat keluar dari dalam perut ikan itu,dengan selamat. 
  • Dan pada akhirnya Beliau kembali ke pada kaumnya iatu, yang sangat menanti atas kedatangan Nabi/Rasul-Nya itu.


Purwanto
Purwanto Cah kuper