Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kaum Nabi Syu'aib a.s Di Laknat Allah s.w.t

Nabi Syu'aib a.s keturunan Nabi Luth a.s dari pihak perempuan. Beliau di utus Allah s.w.t ke Negeri Madyan, perbatasana negeri Sysm ( palestina ). Beberapa bagian Kaum tersebut sudah lama meninggalkan ajaran- ajaran dari Nabi- Nabi terdahulu, sehingga kaum itu sangat ingkar kepada Allah s.w.t dengan perbuatan kejahatan sesama manusi, merampok, menipu, dan mengurangi timbangan dan sebgainya. Nabi Syuaib a.s menyeru kaumnya itu supaya menyembah Allah s.w.t dan jangan berbuat kepada kejahatan- kejahatan.

Didalam Al-Qur'an Allah s.w.t menerangkan firmanya :

وَإِلَىٰ مَدْيَنَ أَخَاهُمْ شُعَيْبًا ۗ قَالَ يَا قَوْمِ اعْبُدُوا اللَّهَ مَا لَكُمْ مِنْ إِلَٰهٍ غَيْرُهُ ۖ قَدْ جَاءَتْكُمْ بَيِّنَةٌ مِنْ رَبِّكُمْ ۖ فَأَوْفُوا الْكَيْلَ وَالْمِيزَانَ وَلَا تَبْخَسُوا النَّاسَ أَشْيَاءَهُمْ وَلَا تُفْسِدُوا فِي الْأَرْضِ بَعْدَ إِصْلَاحِهَا ۚ ذَٰلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ.

Artinya: " Dan kami telah mengutuskan kepada penduduk madyan, saudara mereka syu'aib" seraya berkata: " hai kaumku, sembahlah Allah, sekali - kali tidak ada tuhan bagimu selainya, sesungguhnys telah datang kepadaku bukti yang nyata dari tuhanmu. Karena itu sempurnakanlah takaran dan timbangan dan janganlah kamu membuat kerususakan di muka bumi sesudah tuhan memperbaikinya. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika betul- betul kamu orang yang beriman. " ( Q.s Al - a'raaf Ayat: 85).

Seruan Nabi Syu'aib a.s tidak mereka hiraukan sedikitpun bahkan mereka menantangnya seraya berkata : " Datanglah kepada kami siksa itu sekarang juga jika memang engkau orang yang benar."

Di dalam Al - Qur'an Allah s.w.t menerangkan firmanya :

قَالَ الْمَلَأُ الَّذِينَ اسْتَكْبَرُوا مِنْ قَوْمِهِ لَنُخْرِجَنَّكَ يَا شُعَيْبُ وَالَّذِينَ آمَنُوا مَعَكَ مِنْ قَرْيَتِنَا أَوْ لَتَعُودُنَّ فِي مِلَّتِنَا ۚ قَالَ أَوَلَوْ كُنَّا كَارِهِينَ.

Artinya : kaumnya ( pemuka -pemuka) dari mereka dengan sombong berkata : " sesungguhnya kami akan mengusir kamu hai Syu'aib dan orang- orang yang beriman bersamamu ( pengikut - pengikutmu) dari kota kami ini, atau kamu kembalikan kepada agama kami." Berkata syu'aib : " Apakah kamu juga akan mengusir kami, kendatipun kami tidak menyukainya?" ( Qs al- a'raaf ayat: 88).

LAKNAT ALLAH S.W.T DATANG

Ilustrasi gempa

Sewaktu Nabi syu'aib akan meninggalkan ( hijrah ) dan Beliau berpesan pada kaumnya, kemudian Syu'aib meninggalkan mereka seraya berkta : " hai kaumku, sesungguhnya aku telah menyampaikan kepadamu amanat tuhanku dan aku telah memberi nsihat kepadamu, maka bagaimana tidak aku akan bersedih hati terhadap orang- orang kafir." ( Qs  Al -a'raaf Ayat: 93).

Setelah itu mulailah Allah s.w.t menurunkan Azabnya, di dalam Al-Qur'an Allah s.w.t menerangkan firmanya:

فَأَخَذَتْهُمُ الرَّجْفَةُ فَأَصْبَحُوا فِي دَارِهِمْ جَاثِمِينَ.


Artinya: Kemudian mereka ditimpa gempa, maka jadilah mereka mayat- mayat yang bergelimpangan di dalam rumah - rumah mereka ( Q.s Al-a'raaf ayat: 91)

Demikian laknat Allah s.w.t datangnya tiba- tiba baik malam, siang maupun pagi dan petang hari. Nabi Syu'aib a.s dan kaumnya yang beriman. Sementara Nabi syu'aib a.s dan kaumnya yang beriman selamat dari azab ( siksaan) Allah s.w.t itu.

NABI SYU'AIB A.S HIJRAH KE NEGERI AIKAH

Sementara itu setelah Allah s.w.t memusnahkan orang-orang yang durhaka itu dari negeri madyan, maka Nabi syuaib a.s dan kaumnya yang beriman berhijrah ke negeri Aikah, Suatu dusun yang letaknya tidak jauh dari madyan. kaum ini sama halnya dengan kaumnya Nabi Syu'aib a.s yang durhaka kepada Allah s.w.t di negeri Madyan. Mereka tidak mau mendengar seruan Nabi Syu'aib a.s.
Tetapi Nabi Syu'aib a.s tetap menyeru kepada mereka agar mereka menyembah Allah s.w.t dan supaya jangan berbuat kepada kejahatan- kejahatan sesama manusia dan lain sebagainya yang di larang Allah s.w.t

kemudian Kaum Aikah Mereka menjawab, di dalam Al - Qur'an Allah s.w.t menerangkan firmanya :

قَالُوا إِنَّمَا أَنْتَ مِنَ الْمُسَحَّرِينَ. وَمَا أَنْتَ إِلَّا بَشَرٌ مِثْلُنَا وَإِنْ نَظُنُّكَ لَمِنَ الْكَاذِبِينَ. فَأَسْقِطْ عَلَيْنَا كِسَفًا مِنَ السَّمَاءِ إِنْ كُنْتَ مِنَ الصَّادِقِينَ.

Artinya : Mereka berkata " sesungguhnya kamu salah seorang dari orang - orang kena sihir. Dan kamu tidak lain melainkan seorang manusia seperti kami, dan kami yakin bahwa kamu sungguh termasuk orang- orang yang berdusta. Maka jatuhkanlah atas kami gumpalan- gumpalan dari langit, kalau kamu sungguh- sungguh termasuk orang- orang yang benar. " ( Q.s Asyu'ara ayat 185- 187)

AZAB ALLAH S W.T TIBA

Didalam Al- Qur'an Allah s.w.t menerangkan firmanya;

فَكَذَّبُوهُ فَأَخَذَهُمْ عَذَابُ يَوْمِ الظُّلَّةِ ۚ إِنَّهُ كَانَ عَذَابَ يَوْمٍ عَظِيمٍ.

Artinya: kemudian mereka mendustakan syuaib, lalu mereka ditimpa azab pada hari mereka dinaungi awan. sesungguhnya azab itu adalah azab hari yang besar ( Q.s Asyu'ara ayat : 189).

Baca juga: Kisah singkat Nabi Zulkifli menjadi Raja 

Demikianlah kaum Aikah dimusnahkan Allah s.w.t dengan azab ( siksaan) awan yang sangat hebat, dan sangat panas itu.  Balasan bagi orang yang durhaka kepada Allah s.w.t sedangkan untuk balasan orang yang beriman adalah keselamatan di dunia dan di akhirat.

RANGKUMAN DARI KISAH NABI SYU'AIB A.S

  1. Nabi Syu'aib a.s diutus Allah s.w.t untuk menyeru kaumnya di negeri Madyan, karena kaumnya sangay durhaka. sehingga Allah s.w.t mendatangkan azab dengan gempa bumi dan petir sehingga musnah binasa mati bergelimpangan.
  2. Sebelum Azab itu, Nabi Syu'aib a.s dan kaumya yang beriman telah berhijrah ke negeru lain.
  3. Allah s.w.t tidak ragu- ragu untuk mendatangkan azab ( siksanya), kepada hamba- hambanya yang ingkar dan melindungi hambanya yang beriman.
  4. Di zaman kita sekarang ini, masih banyak manusia- manusia yang suka mengurangi timbangan hak orang lain, menipu dan memeras sesana manusia, untuk ini Allah s.w.t sudah menjelaskan firman nya " Neraka wail tempat orang tersebut pada perbuatannya yang curang itu".

Purwanto
Purwanto Cah kuper